cinta pertamaku ♥️
Nama : Syarifah rismaiyanti
Deskripsi biografi : ayah
Kalau semua orang mengagumi sosok ibu berbeda dengan ku yang dari kecil hanya mengenal sosok ayah lelaki yang kerap aku panggil dengan sebutan Abah, bagi ku dia adalah sosok yang sangat sempurna Dimata ku, ia bertanggung jawab atas kebahagiaan ku dan selalu memenuhi kebutuhan ku apapun yang aku minta Abah ku selalu memberikan nya selagi itu tidak salah, abahku bernama Syarif Muhammad Amin alhabsyi. Beliau lahir di Pontianak tanggal 12 Oktober 1973.
Abahku tak begitu tampan ia memiliki kulit hitam dengan postur badan yang tidak terlalu tinggi tidak juga pendek badannya agak gemuk serta memiliki mata yang hitam pekat, dan hidung yang mancung serta raut wajah yang tegas itulah Abah ku ia adalah orang yang sangat memperhatikan penampilannya walaupun penampilan nya tidak mewah dan terbilang sederhana, ia juga jarang berbicara dengan ku dan ia berbicara hanya ketika penting saja tapi kadang ia juga bercanda dengan ku, Abah ku anak bungsu dari 5 bersaudara, sewaktu masih bujang dulu Abah ku adalah anak kesayangan baik orangtua maupun saudara-saudara tertua nya sangat menyayangi nya karna ia tak pernah membantah omongan kakak-kakak nya atau orang tua nya yaitu kakek dan nenekku.
Abah ku selalu berpesan kepada ku pesan yang sampai sekarang selalu ku ingat dan aku terapkan dalam kehidupan ku begini katanya” jika menginginkan sesuatu mintalah kepada Abah jangan pernah sekali-kali mencuri karna kalau sekali kita mencuri seumur hidup akan diingat kejahatan itu oleh semua orang ” itu lah katanya, beliau tak pernah mengeluh karna kelelahan mencari nafkah beliau selalu menampilkan raut wajah yang begitu tenang, Abah ku adalah karyawan swasta disebuah perusahaan PLN yang terletak di Singkawang dulu nya ia bekerja di PLN pontianak tetapi sewaktu aku kelas 2 SMA Abah ku dipindahkan kerja, dulu waktu ia kerja di PLN pontianak ia ketika pulang selalu membawa nasi kotak dan 3 bungkus Indomie jadi ketika Abah pulang kerumah dan aku mendengar suara motor Abah, aku langsung segera berlari keluar bersama adik ku dengan segera kami membuka kotak nasi itu dengan wajah kegirangan senang setiap hari makanan yang Abah bawa selalu berbeda-beda menu nya dan makanan yang Abah ku bawa sangat enak.
Dulu juga aku pernah dibawa Abah ke tempat ia kerja di Perusahaan PLN ketika aku berusia 8 tahun perusahaan nya sangat besar sekali banyak peralatan berat suara bising mesin sangat menyakitkan telinga dan disana juga panas aku saja ketika masuk kedalam situ tangan ku tidak lepas dari genggaman Abah ku karna aku takut melihat tempat itu yang penuh dengan mesin-mesin serta alat-alat berat yang bermacam-macam bentuknya , abahku memperhatikan wajah ku lalu berkata” Abah kerja disini kak tempat nya panas kan” kata Abah lalu aku mengangguk, lalu Abah bilang lagi” kakak mau kerja kayak gini kata Abah dengan segera aku menggeleng, makanya sekolah harus rajin ya biar nggak kerja panas-panasan kayak Abah, begitu kata nya aku pun hanya mengangguk lagi, beliau juga selalu sabar dengan kenakalan yang sering aku lakukan semasa sekolah aku mulai sering membuat onar semenjak berada dibangku SMA,sangat sering Abah ku dipanggil kesekolah tetapi beliau tak pernah datang bukan karna tak mau tapi karna beliau jauh dan lagi bekerja disingkawang pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan jadi beliau hanya menyuruh kakak sepupu ku yang sudah menjadi guru untuk mewakili ku.
Jadi ketika Abah ku sudah libur kerja dan pulang kepontianak aku sangat takut kalau beliau akan marah kepada ku karna kenakalan ku, pikiran ku sudah dipenuhi dengan hal-hal aneh yaitu jangan-jangan nanti kalau Abah pulang aku akan dipukul atau dimarahi serta motor ku diambil dan hp ku disita seperti yang orang tua teman-teman ku lakukan, jadi ada salah satu teman ku yang di pukul orang tua nya gara-gara melakukan pelanggaran disekolah dan pelanggaran yang dilakukan teman ku sama dengan yang aku lakukan dan pelanggaran itu terbilang serius, jadi ketika Abah ku sampai dirumah malam nya ia langsung memanggil ku, jujur saja sudah lama aku tak berbicara kepadanya karna kesibukan nya dan aku selalu pulang sekolah sore bukan karna ada kegiatan disekolah melainkan aku main dulu dirumah teman ku, jadi setiap aku pulang sekolah aku langsung masuk kamar dan tidak keluar-keluar sampai besok dan selalu seperti itu, jadi waktu malam itu Abah memanggil ku ke ruang tamu untuk membicarakan sesuatu tentang aku.
Aku pun duduk disampingnya sambil menunduk aku tau kesalahan ku,lalu Abah berbicara begini katanya” dulu jaman Abah SMA abah juga nakal sama nakal kayak kamu tapi kamu harus ingat batasan kamu, kamu sekarang sudah SMA Abah tau masa-masa seperti kamu ini masa-masa lagi senang-senang nya mengetahui semua hal tapi ingat kalau kamu kelewatan kamu yang rugi satu hal yang harus kamu tau Abah memiliki harapan yang besar terhadap mu,cukup Abah yang kerja seperti ini kamu harus menjadi orang sukses agar tidak kerja susah seperti Abah, begitu kata beliau aku pun hanya diam aku tak mau menjawab nya hati ku tersentak mendengar penuturan nya ingin menangis tapi aku berusaha menahan air mataku, aku sangat bersyukur memili Abah sepertinya ia selalu memenuhi kebutuhan kami selama ini selalu tercukupi dengan gaji Abah ku yang tidak begitu besar tapi cukuplah untuk kami, Abah ku selalu mengajariku arti bersyukur apapun keadaan nya kita harus bersyukur kata beliau kalau kita bersyukur Allah akan melebihkan rezeki kita dan Abah selalu bilang tidak boleh berbicara tidak ada uang ada atau tidak ada uang bilang saja ada bukan tidak mau terlihat miskin tapi kalau kita bilang tidak ada uang setidak nya dalam dompet pasti ada walaupun 500 rupiah, Abah ku selalu mengingat kan ku untuk tidak meninggalkan sholat dalam keadaan apapun karna walaupun kita melakukan seribu pekerjaan kalau ibadah tak dilaksanakan itu sama saja sia-sia/ percuma karna tujuan kita hidup didunia ini hanya untuk menyembah Allah dan melakukan kewajiban serta tugas kita sebagai umat Islam jangan KTP saja yang Islam tapi tidak pernah sholat, begitu kata abahku, aku sangat bersyukur memiliki abah seperti beliau, beliau yang selalu memenuhi kebutuhan ku apapun yang aku ingin kan Alhamdulillah sampai sekarang beliau masih mampu memenuhi kebutuhan anak nya dan sesuatu yang aku ingin kan Alhamdulillah selalu tercapai berkat beliau yang selalu bekerja keras untuk membahagiakan anak nya.
Jadi waktu itu waktu aku keterima kuliah di IAIN beliau sangat bahagia sampai- sampai membuat acara selamatan atas keterima nya aku sebagai mahasiswi di IAIN Pontianak, berkat doa beliau hari ini aku bisa kuliah dan menjadi mahasiswi di universitas negeri IAIN ini juga sebagian atas impian nya sejak aku kecil agar bisa kuliah di IAIN dan hari ini aku berhasil mewujudkan impian beliau semoga Allah melancarkan perjalanan ku menuju kesuksesan supaya aku bisa membahagiakan Abah ku, semoga Allah memberikan umur panjang kepada beliau sampai aku bisa membawa beliau ketanah suci mekah serta beliau bisa menyaksikan anaknya yang selalu bergantung hidup dengan nya dan mengandalkan uang nya ini menjadi orang yang sukses amiin YAALLAH, sungguh Abah adalah pahlawan yang berperan penting dalam hidup ku aku tak bisa membayangkan hidupku tanpa beliau sungguh menakutkan jika membayangkan nya, aku sangat menyayangimu Abah walau pun aku tak pernah mengucapkan kalimat itu didepan nya karna aku malu serta gengsi.
Abah adalah cinta pertamaku aku sangat bersyukur memiliki abah sepertinya ia adalah Abah terbaik didalam hidup ku jika kelak ada kehidupan selanjutnya aku berharap ia ditakdirkan kembali sebagai ayah ku dan sebaliknya aku ditakdirkan kembali sebagai anak nya.
Komentar
Posting Komentar